Surakarta — STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (STIKESMUS) terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan tinggi kesehatan melalui penguatan jejaring internasional. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui kerja sama akademik dengan Visayas State University (VSU), Filipina, yang telah dirintis sejak tahun 2023 melalui kegiatan seminar internasional dan terus dikembangkan secara berkelanjutan hingga saat ini.
Melalui kerja sama tersebut, STIKESMUS terlibat dalam berbagai kegiatan akademik berskala internasional, antara lain program visiting lecturer, pertukaran wawasan keilmuan, serta diskusi pengembangan kolaborasi di bidang pendidikan dan layanan kesehatan. Kerja sama ini dilaksanakan bersama Program Pascasarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Sebelas Maret (UNS) dan mitra perguruan tinggi luar negeri sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan global sivitas akademika. Kerja sama yang telah dibangun sejak 2023 tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui berbagai kegiatan akademik lanjutan pada tahun 2024, sebagai bentuk komitmen kedua institusi dalam membangun kolaborasi jangka panjang.
Rangkaian kegiatan kerja sama berlangsung di lingkungan Visayas State University dan meliputi kunjungan akademik, pertemuan dengan pimpinan universitas mitra, serta benchmarking ke fasilitas layanan kesehatan, seperti Baybay City Immaculate Conception Hospital. Melalui agenda ini, dosen dan tenaga kependidikan memperoleh pengalaman langsung terkait praktik akademik dan layanan kesehatan di tingkat internasional, khususnya dalam bidang keperawatan, kebidanan, dan kesehatan masyarakat.
Ketua STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, Joko Tri Atmojo, menyampaikan bahwa penguatan kerja sama internasional merupakan bagian penting dari strategi pengembangan institusi. Menurutnya, kolaborasi lintas negara membuka ruang pembelajaran bersama sekaligus memperkuat mutu tridarma perguruan tinggi. “Kerja sama internasional menjadi bagian dari ikhtiar STIKESMUS untuk terus bertumbuh dan beradaptasi dengan perkembangan global. Melalui jejaring ini, kami mendorong peningkatan mutu pendidikan, pengembangan dosen, serta penguatan daya saing lulusan,” ungkapnya.
Selain kegiatan akademik, kolaborasi antara STIKESMUS dan Visayas State University juga telah menghasilkan luaran nyata di bidang riset. Dalam beberapa tahun terakhir, dosen STIKESMUS bersama dosen keperawatan Visayas State University aktif melakukan penelitian kolaboratif dan mempublikasikan hasilnya pada jurnal internasional bereputasi. Capaian ini mencerminkan keseriusan kedua institusi dalam membangun budaya akademik yang produktif, kolaboratif, dan berorientasi global.
Bagi calon mahasiswa, lingkungan akademik seperti ini menjadi nilai tambah dalam proses pembelajaran di STIKESMUS. Mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi akademik dan keterampilan praktik di bidang kesehatan, tetapi juga memperoleh paparan wawasan internasional, pengalaman belajar lintas budaya, serta peluang terlibat dalam kegiatan akademik dan riset bersama dosen. Pengalaman ini diharapkan mampu membentuk lulusan yang adaptif, percaya diri, dan siap bersaing di dunia kerja.
Penguatan jejaring internasional tersebut sejalan dengan Resolusi STIKESMUS Tahun 2026, yang menekankan peningkatan mutu institusi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan daya saing. Dengan fondasi kolaborasi internasional yang telah dibangun, STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta optimistis dapat terus melangkah maju sebagai perguruan tinggi kesehatan yang unggul dan berkontribusi nyata bagi masyarakat.

