Surakarta — Budaya akademik yang kuat tidak lahir dari wacana semata, melainkan dari keteladanan nyata dalam berkarya. Komitmen tersebut ditunjukkan oleh Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (STIKESMUS), Joko Tri Atmojo, melalui produktivitas penulisan buku yang konsisten dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan budaya akademik institusi.
Sepanjang dua tahun berturut-turut, Joko Tri Atmojo mencatatkan capaian signifikan dalam produktivitas penulisan buku. Pada tahun 2024, ia meraih penghargaan sebagai Penulis Buku Paling Produktif dari Tahta Media Group. Capaian tersebut berlanjut pada tahun 2025, ketika ia kembali memperoleh Penghargaan Penulis Produktif Sepanjang Tahun 2025 dengan torehan 23 judul buku yang berhasil diterbitkan dalam satu tahun.
Penghargaan tahun 2025 tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Direktur Tahta Media Group dan diumumkan secara resmi di Sukoharjo pada 14 Desember 2025. Penilaian dilakukan melalui proses evaluasi yang mempertimbangkan jumlah karya, kualitas substansi, serta inovasi naskah buku dari berbagai penulis perguruan tinggi di Indonesia.
Produktivitas penulisan buku ini tidak hanya merepresentasikan capaian personal pimpinan institusi, tetapi menjadi implementasi nyata penguatan budaya akademik dan literasi di lingkungan STIKESMUS. Buku sebagai salah satu luaran akademik memiliki peran strategis dalam mendukung proses pembelajaran, memperkaya referensi keilmuan, serta menjadi sarana hilirisasi pemikiran akademik agar lebih aplikatif dan dapat dimanfaatkan secara luas.
Bagi mahasiswa, produktivitas penulisan buku oleh pimpinan institusi memberikan dampak langsung terhadap kualitas pembelajaran. Buku-buku yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai referensi tambahan yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan pendidikan kesehatan, sekaligus memperkaya wawasan mahasiswa dalam memahami teori, praktik, serta isu-isu aktual di bidang kesehatan. Keteladanan ini juga mendorong tumbuhnya budaya literasi, minat menulis, serta keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sejak dini.
Selain berdampak pada lingkungan internal kampus, produktivitas buku tersebut juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui buku-buku yang membahas isu promosi kesehatan, kegawatdaruratan, manajemen pelayanan kesehatan, dan pengembangan sumber daya kesehatan, hasil pemikiran akademik dapat diakses oleh praktisi, tenaga kesehatan, dan masyarakat umum. Hal ini menjadi bagian dari upaya diseminasi ilmu pengetahuan serta penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan literasi dan kualitas kesehatan masyarakat.
Capaian produktivitas buku ini sejalan dengan Resolusi STIKESMUS Tahun 2026, yang menitikberatkan pada penguatan mutu pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta pembangunan budaya akademik yang unggul dan berdaya saing. Melalui kepemimpinan akademik yang aktif dan produktif, STIKESMUS berupaya membangun ekosistem pendidikan tinggi kesehatan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan, STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta menyelenggarakan delapan program studi, yaitu D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, S1 Farmasi, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Kebidanan, S1 Keperawatan, Program Profesi Bidan, dan Program Profesi Ners. Beralamat di Jl. Ring Road Utara Km 03, Tawangsari, Mojosongo, Jebres, Surakarta, STIKESMUS berada di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Islam Surakarta (YAPERTIS) dan terus berkomitmen memperkuat budaya akademik, literasi, serta kontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan masyarakat.
