Surakarta — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta (STIKESMUS) menegaskan komitmennya dalam merespons isu global perubahan iklim melalui pendekatan multidisipliner yang diwujudkan dalam tiga karya buku bertema perubahan iklim. Ketiga buku tersebut mengintegrasikan perspektif kesehatan, promosi kesehatan, dan psikologi, sebagai satu kesatuan pendekatan ilmiah untuk memahami dan menghadapi dampak perubahan iklim terhadap manusia dan masyarakat.
Tiga buku yang dimaksud yaitu “Kesehatan dan Perubahan Iklim”, “Promosi Kesehatan dan Perubahan Iklim”, serta “Psikologi dan Perubahan Iklim”. Ketiganya disusun melalui kolaborasi yang melibatkan dosen-dosen STIKESMUS dan saling melengkapi, mencerminkan komitmen institusi dalam mengembangkan keilmuan yang responsif terhadap tantangan kesehatan global abad ini.
Pendekatan multidisipliner ini menempatkan perubahan iklim tidak hanya sebagai persoalan lingkungan, tetapi juga sebagai isu kesehatan yang kompleks. Buku Kesehatan dan Perubahan Iklim membahas dampak perubahan iklim terhadap kesehatan fisik, sistem kesehatan, penyakit menular dan tidak menular, serta ketahanan pangan dan air. Buku Promosi Kesehatan dan Perubahan Iklim menekankan pentingnya strategi promotif dan preventif melalui edukasi, perubahan perilaku, dan pemberdayaan masyarakat. Sementara itu, buku Psikologi dan Perubahan Iklim mengulas aspek kesehatan mental, perilaku manusia, kecemasan ekologis, serta peran psikologi dalam adaptasi, kebijakan publik, dan perubahan sosial.
Ketua STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta, Joko Tri Atmojo, berperan sebagai figur penggerak kolaborasi multidisipliner dalam penyusunan karya-karya tersebut. Kolaborasi lintas keilmuan ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi kesehatan memiliki peran strategis dalam membangun respons komprehensif terhadap perubahan iklim, baik melalui pengembangan keilmuan, riset, maupun kontribusi kebijakan berbasis bukti.
Melalui ketiga buku ini, STIKESMUS mendorong pemahaman bahwa isu perubahan iklim harus ditangani secara holistik dengan mengintegrasikan aspek biologis, psikologis, dan sosial. Pendekatan ini sejalan dengan peran pendidikan tinggi kesehatan dalam mempersiapkan tenaga kesehatan yang adaptif, berwawasan lingkungan, dan mampu berkontribusi dalam upaya mitigasi serta adaptasi perubahan iklim di tingkat lokal, nasional, maupun global.
Sebagai perguruan tinggi kesehatan di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Islam Surakarta (YAPERTIS), STIKES Mamba’ul ‘Ulum Surakarta yang beralamat di Jl. Ring Road Utara Km 03, Tawangsari, Mojosongo, Jebres, Surakarta, terus berkomitmen menguatkan tridarma perguruan tinggi melalui pengembangan karya ilmiah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global. Tiga buku bertema perubahan iklim ini menjadi bukti nyata kontribusi STIKESMUS dalam membangun kesadaran, keilmuan, dan solusi kesehatan yang berkelanjutan.
